HELLOJATENG.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD.
Mahfud MD sudah menyatakan niatnya untuk mundur dari jajaran menteri kabinet.
Rencana Mahfud untuk mundur dari Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin Presiden Jokowi itu dia ungkapkan dalam diskusi Tabrak Prof di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2023) malam.
\”Saya merencanakan mengundurkan diri sebenarnya sudah lama ketika akan mulai debat pertama,\” kata Mahfud.
Baca Juga:
UGREEN Tunjuk Iqbaal Ramadhan sebagai “Brand Ambassador”, Ajak Indonesia untuk “Activate Your Beat”
Whale Cloud Raih “Excellence in Partnership Award” dari DITO Telecommunity di MWC Barcelona
Dengan mundur dari jabatan menteri, Mahfud merasa bisa lebih leluasa untuk membuka dan mengungkapkan data ke publik.
Terkait kepentingannya sebagai calon wakil presiden mendampingi calon presiden Ganjar Pranowo.
Namun, kata dia, ada beberapa hal yang kemudian dipertimbangkannya.
Lihat konten video lainnya, di sini: Disaksikan Jokowi, Prabowo Serahkan Pesawat Keempat C-130J Super Hercules untuk TNI AU
Baca Juga:
Huawei Raih Delapan GLOMO Award di MWC Barcelona 2026
LiuGong Tampil di CONEXPO 2026 | Solusi Elektrik dan Terintegrasi
Yakni etika kepada Presiden Jokowi yang telah mengangkatnya sebagai menko polhukam.
\”Saya dahulu diangkat oleh beliau dengan sangat terhormat, dengan penuh kepercayaan kepada beliau sebagai presiden rakyat,\” katanya.
Mahfud pun mengatakan masih menunggu waktu (timing) yang tepat untuk mundur dari jabatan menko polhukam.
\”Menunggu timing (mundur sebagai menko polhukam). Dan dengan rasa hormat kepada Presiden Pak Jokowi, jadi tidak akan menyinggung siapa-siapa,\” tutur dia.
Baca Juga:
“Ragnarok Zero: Global” – Praregistrasi Dibuka pada 5 Maret untuk Server PC Global Pertama Ragnarok
Körber Supply Chain Umumkan Kemitraan Pelanggan Dengan HH Stainless Pte Ltd
Lalu, bagaimana respons dan tanggapan Presiden Jokowi terkait peristiwa politik ini?
Usai penyerahan Pesawat A-1344, Helikopter Fennec, dan Helikopter Panther Tahun 2024, Presiden Jokowi menanggapi hal ini secara singkat.
\”Ya itu hak (Pak Mahfud) dan saya sangat menghargai,” kata Presiden Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (24/1/2024).***










