ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 11 September 2026 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • ZTE Global Summit & User Congress Ke-15 resmi dibuka di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk pertama kalinya menempati lokasi yang sama dengan ajang GSMA M360 ASEAN
  • Para pejabat pemerintah Malaysia, Duta Besar Tiongkok, pimpinan GSMA, eksekutif operator global, dan mitra industri membahas perkembangan jaringan, inovasi berbasis AI, serta pertumbuhan ekonomi digital
  • ZTE memperkenalkan solusi jaringan berbasis AI untuk berbagai skenario, AI Factory dengan TCO optimal, serta perangkat AI inovatif sebagai bagian dari peta jalan komersial yang terpadu

KUALA LUMPUR, Malaysia, 11 September 2026 /PRNewswire/ — ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), perusahaan terkemuka di dunia yang menyediakan solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi, resmi membuka ZTE Global Summit & User Congress Ke-15 pada hari ini dengan tema "Architecting Infinity–From Connectivity to Digital Value".

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas
ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas

Untuk pertama kalinya digelar di lokasi yang sama dengan ajang GSMA M360 ASEAN, ZTE Global Summit & User Congress Ke-15 menjadi forum tahunan dengan skala terbesar yang diadakan ZTE di luar negeri. Lebih dari 500 peserta hadir, mulai dari pejabat pemerintah, pemimpin industri TIK, eksekutif operator, perusahaan inovatif, hingga mitra ekosistem. Mereka membahas perkembangan jaringan masa depan, perpaduan AI dengan inovasi digital, serta pertumbuhan ekonomi digital di kawasan.

YB Dato’ Seri Fahmi Fadzil, Menteri Komunikasi Malaysia, mengatakan, fase berikutnya dari transformasi digital Malaysia harus melampaui pembangunan konektivitas dan mulai berfokus pada penciptaan nilai tambah yang riil. Hal ini dapat terwujud melalui layanan publik yang lebih baik, iklim usaha yang lebih kuat, serta semakin terbukanya peluang bagi masyarakat Malaysia. Ia juga mengajak mitra teknologi global agar "tidak hanya menjual produk ke Malaysia, namun ikut membangun Malaysia". Di sisi lain, ia menekankan pentingnya pengembangan SDM lokal, penguatan kapabilitas nasional, dan penciptaan inovasi yang dapat melayani pasar ASEAN secara lebih luas.

YB Gobind Singh Deo, Menteri Digital Malaysia, mengatakan, "Langkah berikutnya untuk memperkuat daya saing digital Malaysia adalah mengubah kecerdasan buatan menjadi manfaat ekonomi dan sosial yang riil. AI harus mampu meningkatkan produktivitas, memperbaiki layanan publik, sekaligus membuka semakin banyak peluang bagi masyarakat. Jika ingin menjadi Negara AI pada 2030, Malaysia tidak bisa hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Pengembangan SDM lokal, tata kelola yang tepercaya, dan dukungan bagi inovator dalam negeri juga harus menjadi bagian penting agar solusi yang dikembangkan dapat bersaing di tingkat global."

Ouyang Yujing, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Rakyat Tiongkok untuk Malaysia, mengatakan, "Konektivitas menjadi salah satu ciri utama era digital, sementara inovasi akan menentukan arah masa depan. Ketika jaringan digital semakin menghubungkan berbagai belahan dunia, AI membuka peluang bagi lahirnya sebuah era baru yang mewujudkan kemakmuran kolektif. Di tengah perkembangan digital di pasar global, Tiongkok mendorong pertumbuhan yang terbuka, inklusif, aman, dan saling menguntungkan. Kami siap bekerja sama dengan mitra dari berbagai negara untuk memperluas pertukaran teknologi, memperkuat sinergi industri, mengembangkan standar bersama, serta membangun tata kelola melalui kolaborasi."

Xie Junshi, Executive Vice President & Chief Operating Officer, ZTE, menyampaikan sambutan mewakili pihak penyelenggara. Menurutnya, "Di seluruh dunia, konektivitas dan komputasi kini semakin terintegrasi dan menjadi salah satu tren utama di industri. Jaringan 5G global terus berkembang secara stabil, sedangkan AI telah menjadi salah satu penggerak utama bagi pertumbuhan industri. Setiap pasar berkembang dengan kecepatan yang berbeda-beda, namun semuanya menuju arah yang sama, dari membangun kapasitas komputasi hingga memanfaatkannya secara optimal.

Di tengah perkembangan tersebut, ZTE memperbarui strateginya menjadi Connectivity plus Computing. Kami memandang AI sebagai otak, infrastruktur komunikasi sebagai sistem saraf, dan perangkat terminal sebagai penghubung dengan dunia nyata. Saat ketiganya berpadu, teknologi dapat membawa perubahan pada masyarakat dan kehidupan sehari-hari. Bagi kami, teknologi dasar yang kokoh merupakan fondasi utama untuk mewujudkan visi tersebut."

Ia menambahkan, "Konektivitas membangun fondasi kami. Teknologi cerdas adalah momentum kami. Infinity adalah cakrawala kami—dan bersama-sama, kami akan mewujudkannya."

Zhang Wanchun, Senior Vice President ZTE, menyampaikan paparan "A New Phase of Digital Infrastructure". Ia menjelaskan, "Perjalanan kami memiliki empat dimensi: vision berarti menentukan arah jangka panjang; volume berarti menerapkan inovasi dalam skala besar dengan kualitas yang tetap terjaga; value berarti mengubah infrastruktur menjadi sistem yang mampu menciptakan nilai tambah; dan venture berarti terus membuat terobosan teknologi."

Dalam forum ini, ZTE menggelar demo berbagai inovasi, mulai dari konektivitas yang diperkuat dan dirancang ulang dengan AI, produksi Token yang lebih efisien, hingga upaya mengubah teknologi menjadi manfaat nyata. Perusahaan juga memaparkan peta jalan komersial yang mencakup konektivitas, infrastruktur komputasi, hingga perangkat terminal berbasis berbagai skenario penggunaan."

Sebagai penghubung antara teknologi, pasar, dan ekosistem industri, ZTE Global Summit & User Congress 2026 menjadi ruang untuk membahas berbagai peluang dan perkembangan teknologi masa depan. Bersama para pemangku kepentingan, ZTE mengeksplorasi cara membangun DAYA SAING yang berangkat dari VISI bersama, terwujud dalam SKALA, diterjemahkan menjadi NILAI, dan dikembangkan melalui INOVASI.

NARAHUBUNG MEDIA:
ZTE Corporation
Communications
Surel: ZTE.press.release@zte.com.cn

Berita Terkait

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut
Menutup Kesenjangan Literasi Digital Berpotensi Mendorong PDB Global hingga Triliunan Dolar
Yutong Luncurkan Pusat Servis Komprehensif Pertama di Eropa
Trinasolar Pasok Modul Vertex N untuk Proyek PLTS Terapung 562 MWdc di Vietnam
DJI Gelar Sesi “Filmmakers & Visionaries” di Venice Production Bridge dalam Ajang Venice International Film Festival Ke-83
Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau
Platform Stratosfer Sceye Kembali Memasuki Amerika Serikat Setelah Mencetak Rekor Penerbangan Pulang-Pergi di Stratosfer antara AS dan Jepang
Press Release Korporasi Jadi Strategi Bangun Reputasi dan Perluas Jangkauan Informasi Bisnis di Media Digital
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 03:11 WIB

ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Dibuka di Kuala Lumpur, Dorong Transformasi Digital Berbasis Konektivitas

Jumat, 11 September 2026 - 00:05 WIB

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Kamis, 10 September 2026 - 23:46 WIB

Menutup Kesenjangan Literasi Digital Berpotensi Mendorong PDB Global hingga Triliunan Dolar

Kamis, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Yutong Luncurkan Pusat Servis Komprehensif Pertama di Eropa

Kamis, 10 September 2026 - 06:04 WIB

Trinasolar Pasok Modul Vertex N untuk Proyek PLTS Terapung 562 MWdc di Vietnam

Kamis, 10 September 2026 - 02:49 WIB

DJI Gelar Sesi “Filmmakers & Visionaries” di Venice Production Bridge dalam Ajang Venice International Film Festival Ke-83

Kamis, 10 September 2026 - 02:00 WIB

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Rabu, 9 September 2026 - 18:32 WIB

Platform Stratosfer Sceye Kembali Memasuki Amerika Serikat Setelah Mencetak Rekor Penerbangan Pulang-Pergi di Stratosfer antara AS dan Jepang

Berita Terbaru

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB