HALLOJATENG.COM -Kabupaten Demak kembali terendam banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur sebagian besar wilayah ‘Kota Wali’ itu.
Dampak dari kondisi cuaca ekstrem itu kemudian mempengaruhi peningkatan debit air.
Ķarena debit air meningkat dari wilayah hulu menuju hilir yang kemudian melimpas ke permukiman warga.
Pada banjir kali ini, wilayah Kecamatan Mranggen yang sebelumnya aman dari banjir.
Baca Juga:
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional
Makin banyak yang terdampak setelah tanggul Sungai Dombo di Desa Menur jebol setelah kehilangan kemampuan menampung debit air.
Hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Demak per Kamis (14/3/2024), sebanyak 43.298 warga yang tinggal di 3 kelurahan dan 22 desa di 6 kecamatan terdampak banjir.
Baca artikel lainnya di sini : Hanyut Bersama Rumahnya, 2 Warga Jadi Korban Bencana Banjir Bandang di Desa Wangandowo, Pekalongan
Adapun 499 warga terpaksa harus mengungsi setelah permukiman mereka terendam banjir dengan TMA 10-100 cm.***
Baca Juga:
Gravity Game Unite Resmi Luncurkan Ragnarok Zero: Global pada 18 Agustus
Salon “Go Guangdong, Go Global” Sesi Indonesia Digelar di Guangzhou
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari Jawa Tengah Haijateng.com
Sempatkan juga untuk. membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Halloupdate.com dan Bisnisnews.com










