HELLOIDN.COM – Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto adalah seseorang yang telah mewakafkan dirinya untuk Indonesia.
Pemimpin Pondok Pesantren Genggong Mutawakil Alallah mengatakan hal tersebut.
Hal ini disampaikannya saat membuka acara ‘Doa Santri untuk Negeri’ yang juga dihadiri calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto hadir di Ponpes Genggong, Kabupaten Probolinggo, ajawa Timur, Selasa 2 Januari 2024.
Baca Juga:
DoGo Power Luncurkan Smart Grid-Forming ESS dan Siap Menerima Pesanan Global
CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria
Pylontech Mulai Produksi Massal Sel LFP 588Ah dan 601Ah untuk Sistem Penyimpanan Energi
Mutawakil mengatakan, Ponpes Genggong sebelumnya hanya menerima dua tokoh nasional.
Baca artikel lainnya di sini : Prabowo Sebut Pengabdian untuk Masyarakat Saat Resmikan 9 Sumber Air dari Kemhan-Unhan di Sukabumi
Yaitu KH. Ma’ruf Amin, dan yang kedua adalah Prabowo yang berkunjung hari ini.
“Kami yakin menerima Prabowo karena hidupnya sudah diwakafkan untuk Indonesia,” kata Mutawakil.
Acara hari ini, lanjutnya, menjadi semarak dan wajib bersyukur kepada Allah karena dihadiri pempimpin masa depan yaitu Prabowo.
Lihat juga konten video, di sini: Momen Prabowo Subianto Blusukan ke Cilincing, Dengar Keluh Kesah Masyarakat Jakut
“Prabowo sudah ditakdirkan untuk jadi presiden. Salah satu buktinya beliau jadi Menhan”.
“Posisi strategis yang mempertahankan kedaulatan negara,” lanjut Mutawakil.
Lebih dari itu, unsur pertahanan menurut Mutawakil juga beririsan dengan nilai agama. Sebab, semua agama apapun memerlukan stabilitas negara.
“Maka posisi Pak Prabowo sebagai menhan adalah uji coba dan ternyata beliau sukses,” ujarnya.
Menutup pidatonya, pimpinan ponpes tersebut memberikan pantun untuk Prabowo.
“Dari Situbondo pergi ke Bekasi; nginep di Batu mampir Kediri. Kenapa Bapak Prabowo menjadi pilihan kaum santri?”.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
“Karena hatinya menyatu dengan para kiai,” kata Mutawakil yang disambut tepuk tangan ribuan santri.***












