CGTN:Langkah Tiongkok Memperkuat Industri Unggulan Pedesaan guna Mendorong Revitalisasi Pedesaan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CGTN menerbitkan artikel tentang upaya Tiongkok memperkuat industri unggulan pedesaan sebagai bagian dari strategi besar revitalisasi pedesaan. Artikel ini menyoroti pendekatan yang dirancang khusus menurut kondisi lokal dan kemajuan teknologi, seperti integrasi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT), berhasil mendorong inovasi dan meningkatkan pendapatan petani, serta memosisikan sektor pertanian sebagai pilar modern dalam pembangunan masa depan Tiongkok.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

BEIJING, 13 Februari 2026 /PRNewswire/ — Di Tiongkok bagian timur, sayuran ditanam di rumah kaca dengan sistem sensor terkendali. Di Tiongkok bagian barat laut, ikan dibudidayakan di kolam yang dibangun di atas pasir gurun. Di wilayah selatan, biji kopi diolah menjadi merek premium. Sementara, di padang rumput bagian utara, sapi potong berkualitas tinggi menjadi bagian penting dari rantai pasok modern. Berbagai industri pedesaan tersebut kini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memodernisasi sektor pertanian Tiongkok.

Memasuki tahun pertama dari Rencana Pembangunan Lima Tahun Tiongkok Ke-15 (2026–2030), Presiden Tiongkok Xi Jinping menegaskan bahwa pekerjaan terkait pertanian, wilayah pedesaan, dan petani memiliki "arti yang sangat penting." Tiongkok harus mengembangkan pertanian sebagai industri modern, serta memastikan standar hidup modern di pedesaan agar petani dapat menikmati kehidupan yang lebih sejahtera. Hal ini disampaikan Xi dalam rapat kerja tahunan tingkat pusat yang membahas pembangunan pedesaan pada Desember lalu.

Arah kebijakan tersebut sangat jelas. Rekomendasi Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok untuk penyusunan Repelita Ke-15 mengimbau pengembangan sektor pertanian yang terkoordinasi—berbasiskan teknologi, ramah lingkungan, berorientasi pada mutu, dan berfokus pada pengembangan merek—agar menjadi sektor pilar modern. Rincian prioritas tersebut tertuang dalam Dokumen Pemerintah Pusat No. 1 Tahun 2026 yang memuat langkah-langkah untuk memajukan modernisasi pertanian dan pedesaan, serta revitalisasi desa secara menyeluruh.

Disesuaikan dengan Kondisi Lokal

Di Pegunungan Dabie, Kota Lu’an, Provinsi Anhui, Tiongkok bagian timur, medan yang curam sempat menjadi kendala pertanian. Kini, lembah-lembah di wilayah tersebut menerapkan model budidaya ekologis untuk Dendrobium officinale, tanaman herbal bernilai tinggi. Didukung sejumlah perusahaan terkemuka, luas perkebunan tanaman ini telah melampaui 23.600 mu (sekitar 1.573 hektare), melibatkan lebih dari 2.600 pelaku usaha dan menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 22.000 orang.

Di Kota Wuzhou, Wilayah Otonom Guangxi Zhuang, Tiongkok bagian selatan, lahan berbukit telah berubah menjadi perkebunan teh skala besar. Berkat kondisi geografis dan iklim yang mendukung, luas perkebunan teh kini telah melampaui 400.000 mu dengan produksi tahunan yang melampaui 40.000 ton dan nilai output komprehensif yang diperkirakan lebih dari RMB 30 miliar (USD 4,3 miliar) pada 2025.

Contoh-contoh tersebut merupakan bagian dari tren yang lebih luas. Dalam periode Repelita Ke-14 (2021–2025), Tiongkok mendukung 210 klaster industri unggulan, 250 kawasan industri pertanian modern, dan 1.098 kota pertanian unggulan. Secara nasional, jumlah perusahaan pertanian unggulan tingkat kabupaten telah mencapai 94.000 entitas, termasuk 2.250 entitas yang beroperasi pada tingkat nasional.

"Industri tingkat kabupaten yang menggerakkan pendapatan lokal merupakan sarana penting bagi petani untuk menambah penghasilan di daerah sendiri," ujar Zhong Yu, Peneliti di Akademi Ilmu Pertanian Tiongkok. Ia menjelaskan, mekanisme seperti pembelian berbasiskan kontrak, dividen saham, dan penyerapan tenaga kerja lokal membantu petani memperoleh manfaat yang adil dari pertumbuhan industri.

Teknologi sebagai Terobosan

Di Kabupaten Yi, Provinsi Hebei, Tiongkok bagian utara, kesemek lokal dulunya hanya dijual saat musim panen. Melalui kerja sama dengan universitas pertanian, sejumlah perusahaan mengembangkan teknik seperti "metode pendinginan bertahap" yang memperpanjang masa simpan buah ini dari hitungan hari menjadi hampir satu tahun, sehingga pasokan tersedia sepanjang tahun. Di Distrik Wenjiang, Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya, pabrik stroberi berbasiskan AI dan IoT menggunakan ratusan sensor untuk mengelola produksi guna meningkatkan hasil panen.

Perubahan di tingkat lokal ini mencerminkan arah kebijakan yang lebih luas. Dokumen Pemerintah Pusat No. 1 Tahun 2026 menekankan peningkatan efektivitas inovasi sains dan teknologi pertanian. Untuk pertama kalinya, arahan pemerintah pusat ini juga secara eksplisit mendorong penerapan pesawat nirawak (drone), IoT, dan robot pertanian secara lebih luas.

Presiden Xi berulang kali menegaskan, kunci modernisasi pertanian terletak pada kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi. Tiongkok telah membangun sistem inovasi pertanian yang relatif komprehensif, terdiri atas lebih dari 800 lembaga penelitian, lebih dari 120.000 peneliti, serta sekitar 400.000 ahli pertanian di tingkat akar rumput.

Menurut Li Jianjun, Guru Besar di China Agricultural University, periode Repelita Ke-15 akan menjadi masa penting untuk meletakkan fondasi bagi terwujudnya modernisasi sosialis secara mendasar. Percepatan integrasi inovasi teknologi dengan inovasi industri pertanian sangat penting untuk mengatasi kelemahan jangka panjang dalam pembangunan pedesaan. Ia menambahkan, jika dilakukan dengan baik, langkah tersebut dapat mengembangkan pertanian sebagai industri pilar modern—menjadi lebih tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan.

https://news.cgtn.com/news/2026-02-12/How-China-boosts-rural-specialty-industries-for-rural-revitalization-1KHEJBTNux2/p.html

Berita Terkait

UNISOC Lyric Audio: Mengubah Pengalaman Mendengarkan Audio
Hard Rock Cafe dan Coca-Cola® Meluncurkan Kompetisi Musik Hard Rock Rising untuk Musisi Pendatang Baru
Laporan Cision Peringatkan Merek tentang ‘Jebakan Fragmentasi Data’ yang Merugikan
Lockton Memperkenalkan Lockton SAGE: Platform Kecerdasan Perusahaan Terpadu Pertama di Industri
Survei Herbalife: Budaya “Wellness” Kian Menguat di Asia Pasifik, Empat dari Lima Konsumen Memprioritaskan Kesehatan Holistik
PCG Global Rampungkan Pendanaan Pra-Seri A, Tangkap Peluang dari Pesatnya Kebutuhan Energi di Asia Tenggara
Mintoak Mengumumkan Akuisisi terhadap Perusahaan Fintech ICC Loyalty yang Berkantor Pusat di Timur Tengah.
Pangsa Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat Berpotensi Mencapai 40%
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:58 WIB

UNISOC Lyric Audio: Mengubah Pengalaman Mendengarkan Audio

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Hard Rock Cafe dan Coca-Cola® Meluncurkan Kompetisi Musik Hard Rock Rising untuk Musisi Pendatang Baru

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Laporan Cision Peringatkan Merek tentang ‘Jebakan Fragmentasi Data’ yang Merugikan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:12 WIB

Lockton Memperkenalkan Lockton SAGE: Platform Kecerdasan Perusahaan Terpadu Pertama di Industri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Survei Herbalife: Budaya “Wellness” Kian Menguat di Asia Pasifik, Empat dari Lima Konsumen Memprioritaskan Kesehatan Holistik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Mintoak Mengumumkan Akuisisi terhadap Perusahaan Fintech ICC Loyalty yang Berkantor Pusat di Timur Tengah.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Pangsa Pasar Minyak Sawit Berkelanjutan Bersertifikat Berpotensi Mencapai 40%

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:43 WIB

Aquatech Mengakuisisi Metichem, Memperluas Kapabilitas Layanan Air di Kawasan MENA dan Asia Tenggara

Berita Terbaru

Pers Rilis

UNISOC Lyric Audio: Mengubah Pengalaman Mendengarkan Audio

Rabu, 5 Agu 2026 - 23:58 WIB