China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Resmi Diluncurkan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUIYANG, Tiongkok, 4 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari CNS: 

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning resmi diluncurkan dalam edisi perdana International Forum on Digital Empowerment for Lifelong Learning. Peluncuran ini menandai terbentuknya platform multilateral permanen pertama yang didedikasikan untuk memperkuat kerja sama pembelajaran jangka panjang di kawasan ASEAN.

China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Launched
China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning Launched

Aliansi tersebut diresmikan oleh para perwakilan institusi pendiri yang berasal dari berbagai lembaga pendidikan dan organisasi terkemuka. Anggotanya mencakup Guizhou Open University, Universitas Diponegoro dari Indonesia, Lao National Institute for Energy and Trade Research di bawah Kementerian Energi dan Pertambangan Laos, Cambodian-American First International School, Vietnam Hanoi Academy, serta Australia’s Education Innovation Alliance. Sejumlah universitas terbuka terkemuka di Tiongkok, seperti Sichuan Open University, Jiangsu Open University, Guangdong Open University, Yunnan Open University, Shanghai Open University, dan Qingdao Open University, juga menjadi anggota inti aliansi ini. Dari sektor industri, Juntai Rong Hong (Beijing) Cultural Technology Co., Ltd. bergabung sebagai mitra strategis.

Sebagai wadah kolaborasi yang bersifat sukarela, aliansi ini menghimpun sekolah, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan berbagai organisasi untuk mempererat kerja sama regional dalam empat bidang utama, yaitu saling berbagi praktik terbaik dalam metode pembelajaran, pemanfaatan bersama sumber daya pendidikan, pengembangan standar pengajaran, serta kolaborasi dalam penelitian dan pengembangan teori pendidikan.

Guizhou Open University ditunjuk sebagai sekretariat aliansi. Dalam pernyataannya, universitas tersebut menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan teknologi digital guna mendorong pengembangan sistem pembelajaran jangka panjang yang lebih berkualitas sekaligus membangun ekosistem belajar yang inklusif, mudah diakses, dan tersedia bagi semua kalangan.

Pembentukan aliansi ini semakin memperkuat kesepahaman antara Tiongkok dan ASEAN dalam mengembangkan sistem pembelajaran jangka panjang. Kehadiran aliansi ini juga membuka ruang yang lebih luas bagi kerja sama pendidikan regional, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga program pembelajaran bagi masyarakat setelah memasuki masa pensiun. Para pakar menilai, kerja sama multilateral ini akan memperkuat upaya membangun ekosistem pembelajaran global yang lebih inklusif dan berbasis teknologi digital, sejalan dengan arah perkembangan sistem pendidikan dunia.

Berita Terkait

The Coffee Bean & Tea Leaf® dan Al-Ghunaim Rayakan Pembukaan Kafe Ke-130 di Kuwait
Milliken Memamerkan MAXCELL® di Data Centre World Asia 2026, Membantu Asia Tenggara Memenuhi Kebutuhan Infrastruktur AI yang Terus Meningkat
Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global
Huawei Paparkan Enam Proyek Percontohan Ketenagalistrikan Global, Bangun Sistem Baru dengan Sinergi AI dan Energi
Reconova Debut di Ajang PTE Asia 2026, Dorong Ekspansi Smart Aviation Berbasis Embodied Intelligence
Hollyland WeConnect 2026 Soroti Hal yang Tak Tergantikan di Era AI
Shanghai Electric Hadirkan Tiga Solusi Transisi Energi di Enlit Asia 2026
Setelah 44 juta penayangan, film musik singkat “IS IT JUST A GAME?” mengungkap petunjuk baru tentang PAPmusic Game, video game yang akan hadir pada tahun 2026.
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:25 WIB

The Coffee Bean & Tea Leaf® dan Al-Ghunaim Rayakan Pembukaan Kafe Ke-130 di Kuwait

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

Milliken Memamerkan MAXCELL® di Data Centre World Asia 2026, Membantu Asia Tenggara Memenuhi Kebutuhan Infrastruktur AI yang Terus Meningkat

Jumat, 25 September 2026 - 02:32 WIB

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 - 00:20 WIB

Huawei Paparkan Enam Proyek Percontohan Ketenagalistrikan Global, Bangun Sistem Baru dengan Sinergi AI dan Energi

Kamis, 24 September 2026 - 23:27 WIB

Reconova Debut di Ajang PTE Asia 2026, Dorong Ekspansi Smart Aviation Berbasis Embodied Intelligence

Kamis, 24 September 2026 - 13:48 WIB

Shanghai Electric Hadirkan Tiga Solusi Transisi Energi di Enlit Asia 2026

Kamis, 24 September 2026 - 11:24 WIB

Setelah 44 juta penayangan, film musik singkat “IS IT JUST A GAME?” mengungkap petunjuk baru tentang PAPmusic Game, video game yang akan hadir pada tahun 2026.

Kamis, 24 September 2026 - 09:51 WIB

Gravity Game Unite Sukses Hadirkan Ragnarok Zero: Global di Gaming Istanbul 2026

Berita Terbaru

Pers Rilis

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Jumat, 25 Sep 2026 - 02:32 WIB